Alamat Kampus
Jl.Trip Jamaksari 6A Ciceri
Serang-Banten (42118)
Layanan Informasi
(0254) 216849
(+62) 87774455544
Layanan Email
info@piksiinputserang.ac.id

Berita


JADIKAN KAMPUS SEBAGAI AJANG PENGGALIAN BAKAT KEWIRAUSAHAAN

Untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi dalam perekonomian global, agar generasi muda mampu tumbuh dan bersaing dalam pengembangan usaha, mengigat perekonomian global sudah didepan mata, didukung dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat.Hal ini mendorong seleksi alam untuk dapat bertahan. Generasi muda dituntut untuk terus melakukan inovatif, kreatif dan produktif. Untuk itu, kampus tidak hanya sebagai tempat studi saja, tetapi juga sebagai ajang penggalian bakat yang inovatif, kreatif dan produktif.

Untuk merealisasikan hal ini,  Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Politeknik Piksi Input Serang menggelar seminar kewirausahaan yang dihadiri oleh ratusan pelajar SLTA di Provinsi Banten, bertempat di Aula kampus Piksi Input Serang, sabtu (24/3), dengan menghadirkan narasumber dari praktisi akademisi dibidang kewirausahaan.Menurut Dr. Musa Yosep, S.Ip., M.Ak, dalam makalah yang disampaikan dalam seminar tersebut mengatakan, gejalan transformasi di Indonesia, saat ini beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan sudah terkena dampak dari arus era digitalisasi. Toko konvensional yang ada, sudah mulai tergantikan dengan model bisnis marketplace. Taksi atau Ojek Tradisional posisinya sudah mulai tergeserkan dengan model-model berbasis online.

 

Untuk dapat bersaing dalam perkembangan teknologi dalam berwirausaha, menurut Pembina Yayasan Piksi Input Serang ini, diperlukan kompetensi dasar, kemampuan bekerja mandiri dan berkolaborasi, kreatifitas dan inovasi, kewirausahaan, kejelian melihat peluang, keberanian menghadapi tantangan, kerja cerdas dan kerja keras, karakter dan etika erabaru industrial digital. “Secara Global, era digitalisasi akan menghilangkan sekitar 1-1, 5 miliar pekerjaan sepanjang tahun 2015-2025, karena di gantikannya posisi manusia dengan mesin otomatis (Gerd Leonhard, Futurist). Diestimasi bahwa di masa yang akan datang 65% murid sekolah dasar di dunia akan bekerja pada pekerjaan yang belum pernah ada di hari ini, ” papar Musa.

Lebih lanjut ia mengatakan, era digitalisasi berpotensi memberikan peningkatan net tenaga kerja hingga 2.1 juta pekerjaan baru pada tahun 2025, terdapat potensi pengurangan emisi karbon kira-kira 26 Miliar metrik ton dari tiga industri : elektronik (15.8 Miliar), logistik (9.9 Miliar) dan otomotif (540 Miliar) dari tahun 2015-2025 (World Economic Forum).

Namun penggunaan teknologi, menurut Musa, akan menimbulkan kejenuhan, kebosanan dan keletihan, sehingga dapat berujung pada kecelakaan kerja. Mempercepat proses kerusakan lingkungan hidup, mempercepat terkurasnya sumber daya alam, menjadi saingan manusia dalam mengisi lowongan pekerjaan, menimbulkan ketidaknyamanan pekerjaan.

dan kecemasan terhadap para pekerja, daya tahan budaya bangsa lebih rentan serta menciptakan budaya instan. “Teknologi itu bukan ses- uatu yang murah. Kreativitas masyarakat dan anak sekolah akan merosot. Berkurangnya lapangan pekerjaan sehingga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkat- kan angka pengangguran dan kemiskinan. Satu pihak nega- ra dunia ketiga ingin meme- lihara dan mempertahankan kemerdekaan,   tetapi di pihak lain, dengan alih teknologi ini, bu- kan mustahil negara akan melepaskan se- bagian  kemerdekaan tersebut,” imbuhnya.dan kecemasan terhadap para pekerja, daya tahan budaya bangsa lebih rentan serta menciptakan budaya instan. “Teknologi itu bukan ses- uatu yang murah.

Kreativitas masyarakat dan anak sekolah akan merosot. Berkurangnya lapangan pekerjaan sehingga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkat- kan angka pengangguran dan kemiskinan. Satu pihak nega- ra dunia ketiga ingin meme- lihara dan mempertahankan kemerdekaan,   tetapi di pihak lain, dengan alih teknologi ini, bu- kan mustahil negara akan melepaskan se- bagian  kemerdekaan tersebut,” imbuhnya.

Namun demikian, te- knologi juga mempunyai dampak positive, seperti menciptakan basis bagi klien atau pelanggan, mampu menganalisa produk dan pas- ar, membuka akses informasi dan penyebaran informasi, serta membangun komuni- kasi yang cepat dan pengiri- man dokumen dengan biaya murah dan yang tidak ka- lah pentingnya dapat mem- buat peluang bisnis baru. “Dampak negative teknologi dalam dunia bisnis, tutupnya gerai pada berbagai mal, pemutusan  hubungan  ker- ja (penjaga tol dan penjaga mal), hilangnya tempat kerja (ojeg pangkalan, toko sepi), pola pabrik berubah menja- di home industry, kompetitif harga yang sangat ketat, baik yang bersifat online maupun offline,” jelasnya.

Untuk bisa bersaing diten- gah globalisasi teknologi da- lam berwirausaha, menurut Musa diperlukan landasan kepribadian, penguasaan ilmu dan ketrampilan, ke- mampuan berkarya, sikap dan prilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian, berdasarkan ilmu dan ket- rampilan yang dikuasai,  serta pemahaman kaidah kehidupan bermasyarakat se- suai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. Karena ideal- nya, sebuah negara baru bisa maju bila 2,0% penduduknya entrepreneur. Indonesia han- ya 0,17% dibanding singapu- ra yang 3%.


SANDWICH GORENG-NYA TEAM "SPD" IN HERE - POLITEKNIK PIKSI INPUT SERANG

“Sandwich” Kata Sandwich memang sudah tidak awam lagi bagi sebagian orang. Yaps, sandwich dikategorikan sebagai item makanan yang terdiri dari irisan sayuran, daging yang ditempatkan antara irisan roti.

Ide bisnis ini mulai di ceritakan dari pengalaman Dea semasa masih duduk dibangku SMA yang memulai bisnis dari kesukaannya dengan roti dan memberontak omongan orangtua yang tidak mendukung Dea sekolah sampai kuliah-pun sambil bisnis, ditambah cerita dari Paujiah dan Silfi yang mempunyai jiwa pembisnis. Dan kami mempunyai keinginan untuk mandiri dan tidak ingin membuang waktu untuk kesuksesan kami.

Dengan modal awal 100 ribu rupiah per orang, kami mulai langsung meluncurkan ide, niat, tekad, dan rencana kami yang salah satunya untuk mewujudkan adanya kantin di lingkungan kampus kami ini. Tapi, karena masa itu belum ada tindakan atau keberanian yang menyeluruh, karena kami masih punya niatan dan rencana saja. Jadi, kami belum mewujudkannya.

Pada bulan Januari 2018 tepatnya tanggal 18, kampus mengadakan acara untuk studytour ke MetroTV dan menghadiri undangan seminar kewirausahaan dengan tema “Wirausaha Mandiri dan Kreatif” yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti. Berbekal dari pengalaman sebelumnya yang pernah Dea rintis untuk coba coba berbisnis, dan dari materi yang disampaikan membuat hati dan pikiran kami tergerak untuk memulai. Dan selesai seminar, kami pun memiliki teman baru yang menjadi motivasi atau inspirasi yang usianya masih muda tapi mereka mempunyai bisnis yang ga kalah keren dizaman ini. mereka adalah CEO CIK LAMPUNG dan CEO ENCIM GAYEM yang turut mengisi acara seminar kewirausahaan di STP Trisakti tersebut. –Xie Xie for Ka Paoli dan Ka Padma.

And, berbekal pengalaman, pengetahuan yang didapat dari seminar kewirausahaan dari STP Trisakti, bahkan bimbingan secara tidak langsung dari pengusaha muda yang kami kenal dan menjadi teman kami, akhirnya kami lebih berani untuk maju,lebih berani mewujudkan niatan dan rencana yang pernah dibuat itu. Dimulai dari mencari lahan atau tempat untuk memulai usaha di dalam lingkungan kampus Politeknik Piksi Input Serang, meminta izin kepada pimpinan, dan mempersiapkan bahan dan peralatan, And……. Yes, here we go!

 “Things should be made as simple as possible, but not any simpler.” –Albert Einstein

Akhirnya, Produk dari sandwich goreng ini diberi nama label SPD.IN.HERE. oleh kami, yang diambil dari kepanjangan Sugan Pada Demen (jajan) di sini. Dan maksud Demen disini, yaa semoga pembeli suka dengan roti isi kami dan so pasti sama pelayanan kami hehe..

SPD.IN.HERE. tidak hanya menyediakan sandwich goreng saja, melainkan minuman, snack, candy dan yang lainnya.. Untuk sandwich goreng, kami membuat isiannya dengan berbagai varian rasa, diantaranya rasa Strawberry, Bluberry, Greentea, Coklat, Nut, Tropicana Durian, dan Cornet dengan mematok tarif Rp.5000 hingga Rp.7000. dan ditambah dengan topping yang sesuai selera loh!  Omzet kami untuk menjual sandwichnya saja berkisar Rp.1.000.000/bulan dan untuk jajanan (drink and snack) bisa mencapai Rp.1.500.000/bulan.  Yaaaa walaupun belum seberapa dan kadang belum mencapai targetnya tapi we enjoyed the process! ‘cause we love the process.

Kedai SPD

Sugan Pada Demen

Kami tidak hanya sekedar menjual makanan di lingkungan kampus saja, melainkan kami menggunakan strategi untuk menjual dengan media social atau secara online dan kami melibatkan diri dalam segala aspeknya juga. Mulai dari terjun langsung ke dapur kecil, berakrab-akrab dengan pelanggan, menangani pembukuan, manajemen keuangan, mengurusi tetek bengek operasional, hingga urusan marketing. Semua kami jabanin deh.

Well, sedikit motivasi untuk diri kami dan untuk para pembaca,. Doing the best is more important than being the best. Sekarang saatnya untuk menyadari bahwa kendali ada di tangan kita masing-masing. Kita berhak 100% atas diri kita sendiri… Nasib, Kesuksesan, kita sendiri lah yang menentukannya. “Hari ini, buatlah komitmen untuk sukses bersama. Buatlah target dan kejarlah. Dan kalahkan rasa malas, ragu, dan menunda-nunda..Hari ini yang kita jalani dengan baik, akan membuat kemarin jadi kenangan yang indah, dan hari esok penuh harapan.”

“The Great end of life is not knowledge but action.” –THOMAS H. HUXLEY

Terimakasih kepada Allah SWT,terimakasih kepada kedua orang tua kami, terimakasih kepada Ibu Pimpinan kami, Ibu Yeti Asmawati., SE. MM. ,  para Dosen Politeknik Piksi Input Serang yang sudah memberikan peluang dan dukungan untuk kami, untuk para Team tercinta dan yang membaca, semoga kunjunganmu menyenangkan.. Salam unlimited!

Meeting Team SPD

Beres-Beres Tempat

Belanja Stock

Menu SPD


Mahasiswi Piksi Input Serang Jadi Model "Azzura Models Hunt Tangerang"

Serang – Ayu Rahayu adalah mahasiswi Politeknik Piksi Input Serang Program studi Akuntansi tahun angkatan 2015, dengan berbekal keyakinan, doa dan semangat, Ayu maju untuk mencari pengalaman dan menguji kemampuan Ayu dibidang fashion and modelling.

Pada awal januari 2018 Ayu mendaftarkan diri melalui online ke Azzura Model Hunt Tangerang (instagram @azzuramodelhunttangerang) untuk mengikuti audisi, audisi digelar pada tanggal 20 atau 21 januari 2018 bertempat di Mall Bale Kota Tangerang memakai dress code casual black dengan jumlah peserta 83 Orang. Pesertanya bukan hanya yang berdomisili tangerang aja tapi banyak juga yang dari kota-kota lain seperti Ayudari pandeglang tapi kelamaan di serang, hehe ada juga yang dari bogor, jakarta bahkan cirebon.. wah jauh banget kan..

Pada awalnya Ayu merasa minder gitu lah yaa soalnya tinggi badan Ayu hanya 160 cm (masuk kriteria sihh tapi Ayu ngerasa pendek aja gitu loh dari yang lain hehe) teruss Ayu belum pernah mengikuti modelling class atau komunitas modelling, Ayu hanya belajar di google sama youtube aja gitu, sedangkan peserta lainnya sudah ada yang punya basic modelling bahkan sudah pernah menang di Azzura Model Hunt Kota lain dan modelling komunitas lainnya. Tapi, kembali lagi ke niat dalam hati Ayu juga dorongan semangat dari orang tua, keluarga, , pihak kampus, mylovely, teman-teman, adik-adikku, terimakasih banyak supportnya.

Day 1 - Audisi

Day 2 - Gladiresik

Self Branding

Beauty Class

Audisi di gelar 2 gelombang, peserta bisa memilih antara hari sabtu (day 1) atau hari minggu (day 2), Ayu sendiri memilih untuk mengikuti audisi hari  pada minggu (day 2),  pada saat audisi kami makeup bersama sama dengan tim dari Wardah Beauty, setelah makeup kami di beri bekal materi tentang Self branding bagaimana orang agar tahu kita tanpa kita harus menjelaskan siapa kita. Selanjutnya yaitu ada penilaian catwalk, photoshoot, interview, test mengaji dan penampilan bakat, alhamdulillah semuanya sudah Ayu lewatin, diakhiri dengan foto bersama.

Kami para peserta semuanya bertemu kembali di kegiatan glady resik untuk grand final pada hari sabtu 03 Februari 2018, disana kami belajar langsung dengan coach model yaitu ka erlan.

Hari minggu 04 Februari 2018 acara dibuka dengan daftar ulang peserta, opening by MC, sambutan by Azzura Tangerang, Sambutan by 3 Judges, Penampilan seluruh peserta, pemilihan best 30, talkshow from KHFI Tangerang, Draw Production, ACT, Fashion Show by Zeagiemua, pemilihan best 10, lelang untuk donasi dan penampilan bakat peserta dan penutup.

Hari ini babak penentuan dimana semua peserta berhak menampilkan yang terbaik untuk dapat menduduki nominasi 30 besar terbaik dan 10 besar terbaik. Penilaian dilihat dari catwalk, gaun dengan tema glamour, makeup dan hijabnya.

Daaannnn alhamdulillah Ayu masuk nominasi 30 besar terbaik, alhamdulillah.. kami akhirnya catwalk lagi untuk penilaian 10 besar.walaupun Ayu blm bisa mewakili 10 besar tapi Ayu banyak sekali belajar disini dengan pengalaman yang tak akan terbayarkan, ada beberapa kekurangan evaluasi dari Ayu yang mungkin bisa memberikan manfaat bagi pembaca yang juga ingin mengikuti event event seperti ini seperti high heels Ayu terlalu aman karena memakai 6 cm sedangkan teman lainnya memakai 12 – 15 cm dan Ayu memakai gaun sponsor dari mamah yang sederhana tapi mewah bagi Ayu hehehe makasih banyak mah daaann terimakasih untuk semuanya yang telah membaca..

Mohon maaf jika ada salah kata, semoga bermanfaat dan menginspirasi..Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Bertemu Teman Baru

Sudah Ada Fans 😀

Show Time

30 Terbaik